Langsung ke konten utama

Pengertian Puasa di Bulan Rajab, Syarat, Rukun, Niat dan Artinya, Hingga Keutamaan dalam Puasa Rajab

Berpuasa di Bulan Rajab







Pengertian Puasa Secara Islam

Saum atau puasa bagi orang Islam adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Berpuasa merupakan salah satu dari lima Rukun Islam.

Puasa merupakan ibadah yang telah dicontohkan Rasulullah SAW. Perintah berpuasa dijelaskan melalui firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 183.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.


Rajab adalah bulan ketujuh dalam penanggalan Hijriah dan penanggalan Jawa. Pada bulan ini, biasanya umat Islam di seluruh dunia merayakan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW.

Isra' Mi'raj yaitu peristiwa saat Rasulullah melakukan perjalanan dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsha (Palestina).

Dari Masjidil Aqsha, Rasulullah kemudian menuju Sidratul Muntaha untuk menghadap kepada Allah SWT. 

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan, selain bulan Dzulqqidah, Dzulhijjah dan Muharram.

Di bulan-bulan haram tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan dibandingkan bulan-bulan biasa. Salah satu amalannya menjalankan puasa.

Diketahui 1 Rajab 1442 Hijriyah jatuh pada 13 Februari 2021.

Lantas kapan jadwal puasa rajab dimulai? Berikut penjelasannya.

1. Waktu puasa rajab

Seperti yang kita ketahui dalam islam waktu puasa rajab sama seperti waktu puasa ramadhan yakni dari mulainya imsak atau selepas ibadah shalat shubuh, hingga berkumandang shalat maghrib.

Lalu, berapa hari kita melaksakan puasa rajab?

Menurut berbagai pandangan ulama, puasa Rajab bisa dilakukan pada awal bulan, tengah bulan, atau akhir bulan Rajab.

Sementara jumlahnya pun tidak ada kewajiban khusus, karena puasa Rajab adalah puasa sunnah .

Sebelum menjalankan ibadah puasa, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu syarat wajib puasa 

2. Syarat wajib puasa

1. Muslim

2. Baligh (mencapai umur dewasa)

3. Berakal sehat

4. Sehat jasmani dan rohani

5. Bukan seorang musafir (melakukan perjalanan jauh)

6. Suci dari haid dan nifas

7. Mampu dan kuat melaksanakannya.

Setelah mengetahui syaratnya apakah kita mengetahui rukun puasa? Mari kita ketahui rukun puasa.

3. Rukun puasa

1. Niat 

Niat merupakan rukun puasa yang utama. Niat hendaknya diucapkan malam hari sebelum menjalankan puasa keesokan harinya.

Niat puasa rajab

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah SWT.”

2. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa.

4. Keutamaan puasa rajab

Demikianlah penjelasan tentang berpuasa di bulan rajab, semoga bermanfaat bagi kita wa bilahi taupik wal hidayah wassalamualaikum wr wb.

Pengutipan dari surya.co.id

5 sastrawan terbaik di Indonesia

Biografi KH Hasyim Asyari






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Sholat Tahajud, Do'a, Serta Keutamaannya

Pengertian Shalat Tahajud, Tata Cara, Serta, Keutamaannya Banyak sekali sholat sunah yang dianjurkan untuk kita laksanakan sebagai ibadah tambahan, salah satunya adalah sholat tahajud. Berikut pengertian dari sholat tahajud dan tata cara melaksanakannya hingga keutamaan dalam sholat tahajud. Pengertian Sholat Tahajud Sholat tahajud adalah sholat sunah muakad yang didirikan pada malam hari atau sepertiga malam setelah terjaga dari tidur. Sholat ini bukanlah bagian dari sholat lima waktu yang diwajibkan bagi umat dan dapat dikerjakan sedikitnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas. Sholat tahajud sangat dianjurkan untuk dikerjakan sebagai ibadah tambahan. Dikutip dari buku 'Sholat Tahajud dan Kebahagiaan ' oleh abd. Muqit, Tahajud artinya terjaga setelah tidur. Sholat ini dikerjakan pada waktu malam hari dan dilaksanakan setelah tidur sebentar. Allah SWT berfirman dalam Q.S Al-Isra' ayat 79 : Foto via cintaallahrindumuhammad.com Adapun juga Q.S Al-Muzammil ayat 1-...

Pengertian Istiqamah Lengkap, Cara Agar Selalu tetap di atas Istiqamah, Hingga Keutamaannya

Pengertian Istiqamah Lengkap, Cara Agar Selalu di atas Istiqamah, Hingga Keutamaannya Sering kali kita mendengar kata istiqamah dalam kehidupan sehari-hari, istiqamah sendiri memiliki makna khusus, tegak, konsisten. Istiqomah adalah kata dalam Bahasa Arab yang merupakan bentuk kata kerja dari kata istaqâma yang berarti “tegak lurus.” Bentuk lain dari kata istaqâma adalah mustaqîm yang sering diartikan lurus, misalnya dalam kata “ash-shirâtul mustaqîm” yang diartikan dengan “jalan yang lurus.” Dalam KBBI kata istiqamah diartikan dengan sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen. Dari sini bisa dipahami bahwa istiqamah adalah sikap pendirian dan selalu konsekuen, dengan kata lain siap menerima hal apapun walaupun kadang itu tidak menyenangkan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam kitab Al-qur'annya. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ Tunjukilah kami kepada jalan yang lurus (6) (yaitu) jalan ...

Pengertian Takwa Lengkap Serta Contoh Penerapannya | Islam Indah

 Pengertian Takwa Lengkap | Islam Indah Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kita harus selalu bertaqwa kepada Allah SWT. Dimanapun, kapanpun, taqwa tetap bisa dilakukan. Taqwa sendiri merupakan bentuk kesungguhan dan kehati-hatian umat muslim kepada apa yang dilarang oleh Allah SWT. Oleh karena itu Islam Indah merangkum dari berbagai sumber. Pengertian Takwa TAKWA adalah seseorang yang taat kepada Allah Azz Wa Jalla atas cahaya (petunjuk) dari Allah karena mengharap rahmat-Nya dan ia meninggalkan maksiat karena takut akan siksa-Nya. Tidaklah seseorang dikatakan takwa kepada Allah jika dia belum menjalankan kewajiban yang Allah tetapkan dan menunaikan hal-hal yang sunnah seperti yang dicontohkan Nabi shalallahu alaiahi wasallam. Secara etimologi takwa berasal dari kata waqa – yaqi – wiqayah yang artinya menjaga diri, menghindari dan menjauhi. Sedangkan pengertian takwa secara terminologi, takwa adalah takut kepada Allah berdasarkan kesadaran dengan mengerjakan segala perintah-Nya ...